PADANG,mimbarnasional – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat lonjakan jumlah penumpang selama masa liburan sekolah 2026. Hingga Minggu (5/7/2026) pukul 12.00 WIB, sebanyak 141.651 pelanggan telah diberangkatkan menggunakan layanan kereta api di wilayah Sumbar atau meningkat 24,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi perjalanan selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Angka itu bahkan mencapai 113,62 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 124.672 kursi.
“Pada periode yang sama tahun 2025, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 114.153 orang. Tahun ini meningkat menjadi 141.651 pelanggan atau tumbuh 24,09 persen,” kata Reza dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7).
Reza menjelaskan, tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan okupansi kumulatif. Hal itu dimungkinkan karena satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam segmen perjalanan yang berbeda, mengingat penumpang naik dan turun di berbagai stasiun.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi favorit selama musim liburan karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan memiliki tarif yang terjangkau.
“Kereta api membantu masyarakat melakukan perjalanan wisata, mengunjungi keluarga, maupun mengakses pusat ekonomi dan berbagai daerah tujuan dengan lebih mudah dan efisien,” ujarnya.
KAI mencatat puncak volume penumpang terjadi pada 28 Juni 2026 dengan 9.933 pelanggan atau setara 127,47 persen dari kapasitas harian sebanyak 7.792 kursi. Setelah itu, volume penumpang tertinggi lainnya tercatat pada 2 Juli sebanyak 9.534 pelanggan, 1 Juli sebanyak 9.423 pelanggan, 5 Juli sebanyak 9.428 pelanggan, dan 7 Juli sebanyak 9.909 pelanggan.
Dari sisi stasiun, Stasiun Padang menjadi titik dengan mobilitas penumpang tertinggi. Selama periode tersebut, sebanyak 38.054 penumpang tiba di Stasiun Padang, sementara 38.386 penumpang berangkat dari stasiun tersebut.
Untuk kedatangan, posisi berikutnya ditempati Stasiun Pariaman dengan 29.517 penumpang, Stasiun Air Tawar 12.199 penumpang, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) 10.267 penumpang, dan Stasiun Naras 7.264 penumpang.
Sementara untuk keberangkatan, setelah Stasiun Padang terdapat Stasiun Pariaman dengan 27.908 penumpang, Stasiun Air Tawar 13.585 penumpang, Stasiun BIM 9.288 penumpang, serta Stasiun Lubuk Alung sebanyak 7.214 penumpang.
Dari seluruh layanan yang dioperasikan, KA Pariaman Ekspres masih menjadi kereta dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni mencapai 100.075 orang. Disusul KA Minangkabau Ekspres sebanyak 20.917 pelanggan dan KA Lembah Anai sebanyak 20.659 pelanggan.
Reza mengatakan masyarakat yang ingin bepergian masih dapat memesan tiket kereta api lokal melalui aplikasi Access by KAI. Saat ini, tiket untuk keberangkatan 6 hingga 13 Juli 2026 telah tersedia dan dijual mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.
“Kami mengimbau pelanggan melakukan pemesanan lebih awal agar memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan. KAI akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama masa liburan sekolah,” tutup Reza.(*)







