Pengungkapan Narkoba di Sumbar Meningkat Tajam, 916 Tersangka Diamankan

PADANG,mimbarnasional – Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin mengatakan pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukumnya meningkat signifikan sepanjang semester pertama 2026.

Selama periode Januari hingga Juni 2026, Polda Sumbar dan jajaran mengungkap 705 perkara narkotika dengan 916 tersangka. Dari jumlah tersebut, 128 perkara ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar, sementara sisanya diungkap oleh Polres di 19 kabupaten dan kota.

Bacaan Lainnya

“Seluruh tersangka sudah ditindaklanjuti melalui proses penyidikan dan pemberkasan,” kata Solihin dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (30/6/2026).

Dalam pengungkapan itu, polisi menyita 41,66 kilogram sabu, 586,3 kilogram ganja, serta 593 butir ekstasi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi mengatakan peningkatan pengungkapan juga terlihat dari hasil penyitaan barang bukti. Pada Januari-Juni 2025, sabu yang berhasil diamankan sekitar 7,13 kilogram, sedangkan pada periode yang sama tahun ini meningkat menjadi 41,66 kilogram.

Menurut Wedy, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penguatan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk otoritas Bandara Internasional Minangkabau, jasa pengiriman, serta masyarakat yang aktif memberikan informasi kepada kepolisian.

Sementara itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menegaskan pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat karena peredaran narkoba telah menyasar berbagai lapisan masyarakat.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Peredaran narkoba sudah masuk ke mana-mana. Karena itu kami membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah nagari, hingga seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keluarga agar terhindar dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Mari kita jaga dan bentengi keluarga kita, anak-anak kita dari bahaya narkoba. Narkoba hanya akan melemahkan dan merusak masa depan. Terima kasih juga kepada rekan-rekan media yang selama ini ikut membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat,” kata Solihin.(*)

Pos terkait