PADANG,mimbarnasional – Menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyiagakan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan Avtur seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, perjalanan wisata, serta transportasi udara selama libur akhir tahun. Pertamina memperkuat stok, mengoptimalkan distribusi, dan menyiagakan layanan energi di berbagai titik strategis.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengatakan kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Selama masa Satgas Nataru, kami memastikan kesiapan operasional dari hulu hingga hilir. Penguatan stok dan distribusi dilakukan agar kebutuhan BBM, LPG, dan Avtur masyarakat Sumatera Barat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya mobilitas libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Sunardi.
Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut tidak hanya fokus pada kecukupan stok, tetapi juga kelancaran distribusi hingga ke lembaga penyalur. SPBU dan agen LPG disiagakan di titik-titik dengan potensi lonjakan permintaan, disertai pengaturan distribusi agar pasokan merata. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat juga terus diperkuat.
Berdasarkan proyeksi Satgas Nataru, konsumsi LPG rumah tangga di Sumatera Barat diperkirakan meningkat sekitar 2,7 persen. Sementara BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax Series diproyeksikan naik sekitar 1,6 persen, dan Avtur meningkat hingga 7,5 persen seiring tingginya aktivitas penerbangan. Di sisi lain, konsumsi Solar dan Biosolar diperkirakan menurun sekitar 3 persen akibat berkurangnya aktivitas logistik dan industri selama libur panjang.
Dari sisi pasokan, hingga 21 Desember 2025, kondisi stok BBM dan LPG di Sumatera Barat berada pada level aman. Keandalan pasokan ini didukung oleh operasional Integrated Terminal Teluk Kabung serta terminal pendukung lainnya, dengan pola suplai reguler melalui jalur laut dan darat.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyiagakan SPBU 24 jam di jalur wisata dan jalur utama, agen LPG siaga di wilayah dengan permintaan tinggi, mobil tangki standby, layanan PDS atau motorist, BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta Serambi MyPertamina sebagai fasilitas pendukung kenyamanan masyarakat.
Di tengah tantangan cuaca dan kondisi geografis, Pertamina juga melakukan mitigasi distribusi pascabencana melalui pengalihan suplai dari terminal alternatif, penambahan armada mobil tangki, pengaturan distribusi prioritas, serta koordinasi dengan aparat terkait untuk pengawalan distribusi di jalur rawan.
Menutup keterangannya, Sunardi mengimbau masyarakat agar membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center Pertamina 135 yang siaga 24 jam selama masa Satgas Nataru untuk mendapatkan informasi atau menyampaikan keluhan layanan energi.(*)








