Akses Putus di Lembah Anai dan Malalak, Distribusi BBM ke Sumbar Terganggu

Fakhri Rizal SAM Pertamina Sumbar

PADANG,mimbarnasional – PT Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Barat dalam kondisi aman meski proses distribusi mengalami perlambatan akibat terputusnya akses jalur Lembah Anai, Malalak, serta kendala tambahan di jalur Sitinjau Lauik.

Fakhri Rizal, Sales Area Manager (SAM) Pertamina Sumbar, menyampaikan bahwa stok di Depot Teluk Kabung berada pada level sangat aman. Bahkan, sejumlah kapal telah mengantri untuk bongkar muat guna menambah pasokan.

Bacaan Lainnya

“Stok di Depot Teluk Kabung aman sekali. Saat ini ada 4 sampai 5 kapal yang mengantri untuk masuk. Jadi stok Pertalite, Pertamax, Solar, Dexlite, Avtur, maupun gas semuanya dalam kondisi baik,” ujar Fakhri, Selasa (9/12/2025).

Namun, Fakhri menyebut hambatan signifikan terjadi pada jalur distribusi, terutama akibat putusnya akses Lembah Anai dan Malalak. Kondisi tersebut mempersulit pergerakan armada mobil tangki menuju wilayah Sumbar bagian utara dan timur.

“Selain Sitinjau Lauik, kendala besar adalah akses Lembah Anai dan Malalak yang terputus. Ini membuat distribusi ke banyak daerah melambat,” jelasnya.

Pekan sebelumnya, sekitar 1.400 KL BBM atau setara 88 mobil tangki, termasuk 24 truk LPG, sempat tertahan akibat jalur penghubung yang tidak dapat dilalui.

Guna mempercepat distribusi, Pertamina telah menambah 20 unit mobil tangki serta memperpanjang jam operasional menjadi 24 jam. Meski begitu, sejumlah wilayah tetap terdampak, mulai dari Payakumbuh, Bukittinggi, Agam, Padang Panjang, Solok Raya, Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya hingga Pasaman.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya, tetapi akses jalan yang terputus sangat berpengaruh. Distribusi ke daerah-daerah itu melambat,” tambah Fakhri.

Pertamina juga mengalihkan suplai dari Fuel Terminal Siak–Pekanbaru untuk membantu SPBU di Limapuluh Kota. Sementara untuk LPG, suplai dialihkan melalui Integrated Terminal Dumai untuk menjaga pasokan tetap stabil.

“Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok aman. Hanya distribusinya yang melambat,” ujar Fakhri.

Ia menambahkan, Pertamina berharap perbaikan jalur Lembah Anai dapat dipercepat. “Jika jalur itu sudah bisa dilalui, kami harap armada tangki dapat kembali bergerak normal untuk memperlancar distribusi,” tutupnya.(ij)

Pos terkait