PEKANBARU,mimbarnasional – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Provinsi Riau melakukan peninjauan ke sejumlah SPBU di Pekanbaru, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.
Peninjauan dilakukan di beberapa titik, di antaranya SPBU Harapan Raya dan SPBU Nangka. Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, termasuk DPRD Riau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Dinas ESDM, serta Hiswana Migas.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, mengatakan pengawasan distribusi BBM akan terus diperkuat melalui sinergi lintas lembaga. Ia menegaskan pentingnya memastikan penyaluran energi berjalan tepat sasaran.
“Kami bersama Pertamina dan stakeholder terkait akan terus melakukan monitoring secara intensif untuk memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying serta membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” ujar Abdullah.
Dalam peninjauan tersebut, disampaikan bahwa Pemprov Riau bersama Pertamina telah melakukan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan meningkatkan stok hingga 20 persen di atas kondisi normal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Selain itu, Pertamina juga menambah armada mobil tangki untuk mempercepat distribusi, khususnya ke wilayah dengan konsumsi tinggi. Pengiriman BBM ke SPBU juga dilakukan lebih awal dari jadwal normal, serta mendorong sejumlah SPBU beroperasi selama 24 jam.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi.
“Upaya percepatan distribusi BBM ini kami lakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, sehingga distribusi bisa merata,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Riau, Tuah Laksamana Negara, menyatakan pihaknya mendukung optimalisasi operasional SPBU, termasuk perpanjangan jam layanan hingga 24 jam di beberapa titik.
Ia juga mengingatkan seluruh pengelola SPBU untuk tetap mengedepankan pelayanan yang baik serta mematuhi ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Provinsi Riau bersama Pertamina dan aparat penegak hukum akan terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan energi di Riau serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.(*)







