PIDIE JAYA,mimbarnasional – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Solidaritas Perempuan Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Bantuan yang diserahkan pada 10 Februari 2026 itu meliputi penyediaan sarana air bersih di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Pidie Jaya serta 1.577 tabung LPG Bright Gas ukuran 5,5 kilogram.
Kegiatan diawali dengan peninjauan sekaligus aktivasi tiga titik sumur bor air bersih di sekitar Gedung MTQ Pidie Jaya yang menjadi kawasan huntara. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memastikan warga yang masih tinggal di hunian sementara mendapatkan akses air bersih yang layak, terutama untuk kebutuhan sanitasi dan kesehatan lingkungan.
Selanjutnya, bantuan 1.577 tabung Bright Gas 5,5 kg diserahkan secara simbolis di Gudang Bulog Pidie Jaya. Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, untuk didistribusikan kepada warga yang berhak.
Ketua Bidang IV SERUNI KMP, Sri Suparni Bahlil, berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat terdampak bencana.
“Hari ini kami mengunjungi warga terdampak bencana di Pidie Jaya sekaligus meresmikan sarana air bersih yang didukung oleh Pertamina. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga yang menghuni huntara,” ujarnya.
Sri juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam penyaluran bantuan tersebut. Menurut dia, bantuan tabung gas dan dukungan lainnya merupakan hasil kerja sama sejumlah kementerian yang diinisiasi oleh SERUNI KMP.
Senada, Ketua Umum SERUNI KMP Tri Tito Karnavian menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya.
“Kami menitipkan bantuan ini kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” tuturnya.
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kementerian ESDM, SERUNI KMP, dan Pertamina. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
“Alhamdulillah, kami telah menerima 1.577 tabung gas LPG beserta kompor gas. Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Pidie Jaya, kami mengucapkan terima kasih. Kehadiran Pertamina Peduli benar-benar kami rasakan dan sangat membantu masyarakat untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Misbah Bukhori menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya melalui penyediaan energi dan sarana pendukung kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, selain menyalurkan bantuan, pihaknya juga memastikan keberlanjutan pemanfaatan fasilitas yang diberikan. Sarana air bersih diharapkan dapat dikelola bersama oleh masyarakat, sedangkan distribusi LPG dilakukan melalui mekanisme pemerintah daerah agar tepat sasaran.
Program penyediaan sarana air bersih ini juga disebut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 6 tentang air bersih dan sanitasi, poin 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, serta poin 13 terkait penanganan perubahan iklim dan penguatan ketangguhan terhadap bencana.(*)






