Pertamina Bekali UMKM Binaan Pelatihan Fotografi Produk

MEDAN,mimbarnasional – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar Pelatihan Fotografi Dasar dan Fotografi Produk bagi UMKM binaan, Senin (10/2). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menghasilkan konten visual yang menarik dan bernilai jual di era digital.

Pelatihan tersebut menghadirkan fotografer profesional Qodrat Al Qadri sebagai pemateri. Ia membawakan materi secara praktis, mulai dari teknik dasar fotografi hingga fotografi produk yang aplikatif untuk kebutuhan promosi UMKM.

Bacaan Lainnya

Peserta dibekali pemahaman seputar komposisi visual, pemilihan sudut pengambilan gambar, pemanfaatan pencahayaan alami, hingga praktik langsung memotret produk menggunakan kamera sederhana maupun telepon genggam.

Kegiatan ini dibuka oleh Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw. Ia menekankan pentingnya kemampuan visual sebagai salah satu kunci meningkatkan daya saing produk UMKM, khususnya di platform digital dan marketplace.

“Foto adalah kesan pertama dari sebuah produk. Dengan teknik yang tepat, produk sederhana bisa tampil lebih profesional dan menarik perhatian konsumen,” ujar Fahrougi.

Dalam sesi pelatihan, peserta juga diperkenalkan pada prinsip dasar fotografi produk, seperti fokus pada satu produk utama, komposisi yang rapi, serta penggunaan latar belakang sederhana agar pesan visual tersampaikan dengan jelas.

Qodrat Al Qadri menjelaskan bahwa fotografi produk tidak selalu membutuhkan peralatan mahal. Menurutnya, pemahaman konsep dasar dan kepekaan visual justru menjadi kunci utama.

“Fotografi produk adalah cara menyampaikan cerita dan nilai dari sebuah produk melalui visual. Dengan komposisi, pencahayaan, dan sudut pengambilan gambar yang tepat, produk UMKM bisa tampil menarik meski hanya menggunakan kamera ponsel,” kata Qodrat.

Salah satu peserta pelatihan, Yeni Herlina, pemilik Lina Souvenir, mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini.

“Selama ini kami memotret produk seadanya. Sekarang saya jadi tahu cara mengambil foto yang lebih rapi, terang, dan menarik walaupun hanya pakai ponsel. Ini sangat membantu untuk pemasaran di media sosial dan marketplace,” ujarnya.

Fahrougi menambahkan, pelatihan fotografi produk ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam membina UMKM agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan promosi di era digital.

“Penguatan keterampilan visual menjadi aspek penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Dengan kemampuan fotografi yang baik, pelaku usaha dapat menampilkan produknya secara lebih profesional dan menarik,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa selain menjalankan peran utama dalam distribusi energi, Pertamina memiliki tanggung jawab sosial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM berkelanjutan.

“UMKM adalah penggerak ekonomi lokal. Melalui pelatihan ini, kami berharap UMKM binaan Pertamina dapat naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing hingga tingkat nasional bahkan global,” tutup Fahrougi.

Melalui program ini, Pertamina turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.(*)

Pos terkait