PADANG,mimbarnasional – Dominasi atlet panjat tebing asal Kota Sawahlunto di ajang tingkat Sumatera Barat mulai terpatahkan. Atlet muda asal Dharmasraya, Rimba Langit Pembawa Berkah, tampil mengejutkan dengan merebut medali emas sekaligus memecahkan rekor pada nomor speed putra U15 Kejurprov Panjat Tebing Sirkuit 1 Sumatera Barat 2026.
Kejurprov Panjat Tebing Sirkuit 1 Sumatera Barat tersebut berlangsung di Kota Sawahlunto pada 11-13 September 2026. Ajang ini mempertandingkan berbagai kategori dengan total 24 medali yang diperebutkan.
Rimba, siswa kelas 3 SMPN Unggul Dharmasraya, mencatatkan waktu terbaik 13 detik pada nomor speed putra U15. Hasil tersebut sekaligus membuat peta persaingan panjat tebing Sumbar berubah.
Selama ini, atlet Sawahlunto dikenal mendominasi berbagai kelas dan nomor pertandingan panjat tebing. Namun, pada Kejurprov Sirkuit 1 2026, Rimba berhasil merebut posisi teratas di nomor speed U15.
Atlet berusia 14 tahun tersebut merupakan pendatang baru dari klub Padang Climber Dharmasraya. Prestasi itu juga menjadi lompatan besar setelah sebelumnya Rimba hanya finis di posisi ketiga nomor speed dan posisi kedua nomor lead pada O2SN tingkat SMP Sumatera Barat, Juli 2026.
Performa Rimba meningkat setelah menjalani pemusatan latihan di Padang selama sekitar dua bulan.
Tak hanya emas, Rimba juga membawa pulang medali perak nomor lead putra U15. Dengan demikian, dia mengoleksi dua medali pada Kejurprov kali ini.
Pelatih Rimba, Mardi Rosa Tanjung, mengatakan pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari sekolah hingga pembina klub.
Menurutnya, dukungan sekolah sangat penting agar atlet muda tetap bisa menjalankan pendidikan sekaligus menjalani program latihan secara intensif.
Rimba juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang memberikan ruang baginya untuk tetap mengikuti pembelajaran selama menjalani pemusatan latihan.
Ia mengaku mendapat kemudahan untuk mengikuti pembelajaran secara daring sehingga aktivitas latihan tidak membuat pendidikannya terabaikan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Rimba kepada para guru, khususnya guru olahraga dan kepala sekolah yang terus memberikan dukungan serta semangat dalam mengejar prestasi.
Selain sekolah, Rimba turut mengapresiasi pembina klub Padang Climber Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo, S.I.K., M.A.P., yang disebut memberikan perhatian terhadap perkembangan atlet-atlet muda Dharmasraya.
Kartyana yang saat ini menjabat Kapolres Dharmasraya berpesan agar para atlet muda tetap fokus menjalani latihan, tetapi tidak meninggalkan pendidikan.
“Berlatihlah dengan fokus dan penuh semangat, akan tetapi pelajaran sekolah juga jangan sampai ditinggalkan. Sekolah tetap diutamakan,” pesannya.
Menurut Kartyana, kesibukan mengikuti pemusatan latihan maupun pembelajaran jarak jauh tidak boleh menjadi alasan bagi atlet untuk mengabaikan pendidikan.
Dia juga mengingatkan para atlet agar tidak terlena setelah meraih prestasi.
“Jangan sampai gelar juara yang berhasil diperoleh membuat kita sombong dan lupa diri. Dalam setiap prestasi yang kita peroleh ada campur tangan Tuhan,” ujarnya.
Pada Kejurprov Sirkuit 1 Panjat Tebing Sumbar 2026, klub Padang Climber Dharmasraya secara keseluruhan mengoleksi lima medali.
Selain Rimba, dua atlet pelajar Dharmasraya lainnya turut menyumbangkan medali. Mereka adalah Cahaya Samudra Penyejuk Jiwa, siswa kelas 5 SDIT Andalas Cendekia, dan Muhammad Hamka Erdogan, siswa kelas 3 SDN 19 Pulau Punjung.
Keduanya masing-masing meraih medali perunggu pada nomor lead U11.
Prestasi Rimba dan rekan-rekannya menjadi modal menghadapi ajang berikutnya. Pada Porprov Sumatera Barat Oktober 2026, Rimba dijadwalkan kembali bertanding.
Namun kali ini, dia tidak tampil sebagai atlet Kabupaten Dharmasraya. Rimba akan memperkuat kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kehadiran Rimba diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan bagi kontingen Mentawai untuk memburu medali emas pada Porprov Sumatera Barat 2026.(*)







