DHARMASRAYA,mimbarnasional – Tiga atlet muda klub Padang Climber Dharmasraya diberangkatkan menuju Kota Sawahlunto untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Sumatera Barat. Mereka dilepas langsung oleh Kapolres Dharmasraya sekaligus pembina klub, AKBP Kartiyana Widyarso Wardoyo Putro, di depan Mapolres Dharmasraya.
Kejurprov Panjat Tebing tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11-13 November di venue panjat tebing Pengcab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sawahlunto. Ratusan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat akan bersaing memperebutkan gelar terbaik di masing-masing nomor pertandingan.
Padang Climber Dharmasraya mengirim tiga atlet terbaiknya untuk berlaga pada sejumlah kelompok usia, yakni Muhammad Hamka Erdogan, Cahaya Samudra Penyejuk Jiwa, dan Rimba Langit Pembawa Berkah.
Muhammad Hamka Erdogan yang masih berusia 8 tahun akan turun di nomor U11. Siswa kelas 3B SDN 19 Pulau Punjung itu sebelumnya berhasil meraih medali perunggu pada kejuaraan daerah di nomor yang sama pada Juli lalu.
Sementara itu, Cahaya Samudra Penyejuk Jiwa merupakan pendatang baru di Padang Climber. Siswa kelas 5 SDIT Andalas Cendekia Dharmasraya tersebut juga akan bertanding di nomor U11.
Atlet lainnya, Rimba Langit Pembawa Berkah, menjadi salah satu andalan Padang Climber. Siswa kelas 3 SMPN Unggul Dharmasraya itu sebelumnya meraih medali perak pada nomor Lead dan perunggu pada nomor Speed dalam kejuaraan Juni lalu.
Pada Kejurprov kali ini, Rimba akan tampil di sejumlah nomor dan kelompok usia di atas usianya. Meski baru berusia 14 tahun, ia dijadwalkan turun pada kelas U15, U17, hingga U19. Pelatih sekaligus manajer tim Padang Climber, Mardi Rosa Tanjung, menilai kemampuan Rimba memungkinkan dirinya bersaing di kelompok usia tersebut.
Mardi menargetkan Rimba mampu membawa pulang dua medali emas dari nomor yang diikutinya. Secara keseluruhan, Padang Climber memasang target minimal lima medali dengan rincian dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
“Perjuangan tentu tidak akan mengkhianati hasil. Latihan yang keras dan disiplin selama ini menjadi pedoman kami dalam memasang target dan meraih prestasi,” ujar Mardi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada AKBP Kartiyana yang selama ini memberikan dukungan kepada para atlet muda Padang Climber, baik secara mental maupun dalam bentuk dukungan lainnya.
Menurutnya, dukungan dari pihak sekolah juga menjadi faktor penting karena memberikan kelonggaran waktu bagi para atlet untuk menjalani latihan dan mengikuti pertandingan.
Sementara itu, AKBP Kartiyana berpesan kepada para atlet dan official agar mengutamakan sportivitas selama bertanding.
“Berlatihlah dengan baik, tampilkan performa terbaik di medan pertandingan, dan junjung tinggi nilai-nilai sportivitas dengan bertanding secara fair. Juara adalah bonus dari latihan yang disiplin dan keras selama ini,” kata Kartiyana.
Ia juga meminta para atlet menjaga nama baik klub dan sekolah serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti kejuaraan.
“Semoga kejuaraan provinsi ini menjadi awal bagi kalian untuk meraih prestasi dan menjadi atlet juara dunia panjat tebing seperti yang ditunjukkan atlet-atlet senior panjat tebing Indonesia saat ini,” ujarnya.(*)







