PADANG,mimbarnasional – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 7.792 tempat duduk kereta api lokal untuk melayani kebutuhan masyarakat selama libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 Hijriah pada 16 Juni 2026.
Penyediaan kapasitas tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang memanfaatkan masa libur untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bersama keluarga.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode libur.
“Pada libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H, kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan dengan baik agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Kereta api juga menjadi pilihan transportasi yang semakin diminati karena praktis, ekonomis, serta mampu menghindarkan pelanggan dari kemacetan di jalan raya,” kata Reza dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Selama masa libur tersebut, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.
KA Pariaman Ekspres masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat dengan 10 perjalanan setiap hari. Kereta ini memberikan akses mudah menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah di Pariaman dengan tarif Rp5.000 per perjalanan.
Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan setiap hari yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Layanan ini juga banyak dimanfaatkan oleh rombongan pelajar dan wisatawan melalui pemesanan tiket secara kelompok.
Adapun KA Lembah Anai beroperasi enam kali perjalanan setiap hari. Kereta ini menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam khas Sumatera Barat, mulai dari perbukitan, aliran sungai, hingga pemandangan pedesaan yang asri.
Menurut Reza, keberadaan layanan kereta api lokal tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kehadiran layanan kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi daerah, dan penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Untuk memudahkan pelanggan, tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket dibuka secara bertahap mulai tujuh hari sebelum keberangkatan.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan.
“Saat ini tiket masih tersedia sehingga pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih mudah, aman, dan nyaman,” kata Reza.
Ia menambahkan, KAI Divre II Sumbar akan terus menjaga keandalan operasional serta meningkatkan kualitas pelayanan, terutama pada periode dengan permintaan perjalanan yang tinggi seperti hari besar keagamaan.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu. Selain itu, KAI juga akan menyesuaikan kapasitas dan pola operasional sesuai kebutuhan masyarakat,” tutupnya.(*)







