Andre Rosiade Tinjau GHAS, Pembangunan Stadion Tunggu Kesiapan Pemprov Sumbar

PADANG,mimbarnasional – Proyek restrukturisasi Stadion Haji Agus Salim (GHAS) Padang semakin mendekati tahap pelaksanaan. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyebut proses administrasi renovasi stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu hampir rampung dan pemenang tender segera ditetapkan.

Hal itu disampaikan Andre saat meninjau perkembangan rencana pembangunan Stadion Haji Agus Salim. Menurutnya, stadion yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tersebut akhirnya mendapat dukungan dari pemerintah pusat untuk direvitalisasi.

Bacaan Lainnya

Andre menjelaskan, keterbatasan kemampuan APBD Sumbar menjadi salah satu alasan sehingga pemerintah daerah membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

“GHAS itu aset Pemprov. Karena APBD Sumbar tidak mampu, kami koordinasikan dengan pusat. Prosesnya insya Allah sudah ada pemenang. Secara administrasi akhir Juni sudah dipastikan,” kata Andre.

Ia mengatakan saat ini proyek masih menunggu penyelesaian tahapan administrasi. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik stadion ditargetkan mulai pada awal Juli 2026.

“1 Juli sudah bisa dibangun. Tapi tergantung Pemprov, apakah bisa melakukan perataan lokasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Sumatera Barat Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, R. Rifi Firdaus, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk menyelesaikan persoalan aset dan kesiapan lahan.

Menurut Rifi, percepatan pekerjaan penting dilakukan agar target penyelesaian proyek dalam waktu 13 bulan tidak mengalami pengurangan.

“Kami berkolaborasi dengan Pemprov terkait aset GHAS ini. Paling tidak target waktu 13 bulan pengerjaan jangan sampai berkurang. Kita butuh segera,” katanya.

Ia memperkirakan proses pembongkaran dapat dimulai pada Juli hingga Agustus 2026. Setelah itu, pekerjaan konstruksi utama stadion ditargetkan mulai pada September.

“Anggap mulai membongkar Juli-Agustus, berarti September mulai dikerjakan. Mudah-mudahan kita berprasangka baik. Kemungkinan Semen Padang FC bisa kembali menggunakan GHAS pada musim 2027/2028,” ujarnya.

Rifi menegaskan, kelancaran proyek saat ini sangat bergantung pada kesiapan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menyelesaikan tahapan awal yang menjadi syarat dimulainya pembangunan.

“Kuncinya di Pemprov Sumbar,” tegasnya.

Versi ini mengikuti gaya Kumparan: fokus pada fakta utama, kutipan langsung yang relevan, dan alur informasi yang ringkas serta mudah dibaca.(*)

Pos terkait