Pendapatan Turun, Driver Ojol Padang Tolak Program Langganan Gacor

PADANG,mimbarnasional – Puluhan driver ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Gojek di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (5/2/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan untuk memprotes kebijakan baru perusahaan berupa program langganan Gacor yang dinilai merugikan mitra pengemudi.

Para driver menyebut program tersebut menyebabkan pendapatan mereka menurun akibat adanya potongan tambahan serta sistem pembagian order yang dianggap tidak adil. Mereka juga mengaku akun pengemudi menjadi sulit mendapatkan order apabila tidak mengikuti program langganan tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam aksi itu, para pengemudi membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menuntut manajemen Gojek mengevaluasi dan menghentikan program langganan Gacor serta meminta transparansi sistem aplikasi yang dinilai memberatkan driver.

Koordinator aksi, Coki Sulaiman, mengatakan kebijakan tersebut tidak sesuai dengan kondisi ekonomi driver di lapangan.

“Langganan Gacor dipotong lagi dari penghasilan yang sudah kami dapat. Dari Rp8 ribu bisa dipotong lagi. Dalam tujuh orderan, potongannya bisa mencapai Rp13 ribu. Kalau tidak ambil langganan Gacor, akun kami tidak akan dapat orderan,” kata Coki.

Ia menambahkan, pihak driver telah berkoordinasi dengan manajemen Gojek sebelum aksi digelar, namun program tersebut tetap diberlakukan.

“Kami sudah koordinasi sebelumnya, tapi program itu tetap dijalankan. Karena itu kami turun aksi hari ini,” ujarnya.

Selain menuntut penghentian program, para driver juga meminta kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan mitra pengemudi. Hingga aksi berlangsung, situasi di lokasi terpantau kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian.

Coki menegaskan, para driver akan kembali menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak direspons oleh pihak Gojek.(*)

Pos terkait