PADANG,mimbarnasional – Mengawali tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) meraih sejumlah penghargaan nasional di lingkungan KAI Group. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen seluruh insan KAI Divre II Sumbar.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, kepada Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, dalam rangkaian Rapat Kerja PT KAI Tahun 2026 yang digelar di Bandung pada 2–4 Februari 2026.
Pada ajang Culture Award 2026, KAI Divre II Sumbar dinobatkan sebagai Divisi Regional Terbaik Kategori Daop/Divre. Penghargaan ini diberikan kepada unit kerja yang dinilai unggul dalam penerapan budaya perusahaan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya implementasi program budaya tahun 2025, tingkat kepatuhan, Safety Performance Index, hasil Culture Fest 2025, serta survei CITAR dan Culture Journey.
Selain itu, KAI Divre II Sumbar juga meraih Juara III Penghargaan Keselamatan Operasional Tahun 2025 Kategori Daop/Divre dan Juara III Penghargaan Keamanan Operasional Tahun 2025 Kategori Daop/Divre. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi KAI Divre II Sumbar dalam menjaga keselamatan dan keamanan operasional perjalanan kereta api.
Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan KAI Divre II Sumatera Barat yang senantiasa menjunjung tinggi budaya perusahaan, keselamatan, dan keamanan operasional,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan dorongan untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan penghargaan ini menjadi wujud nyata komitmen KAI dalam membangun kepercayaan publik melalui kinerja yang berkelanjutan.
“Budaya perusahaan yang kuat menjadi fondasi dalam menghadirkan layanan perkeretaapian yang aman, selamat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Reza.
Ia menambahkan, capaian ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi publik dan keterbukaan informasi kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan.(*)







