PADANG,mimbarnasional 1 PSP Padang mengawali kiprahnya di Liga 4 Sumatera Barat (Sumbar) dengan hasil positif. Tim berjuluk Pandeka Minang itu berhasil menaklukkan Josal FC dengan skor 2-1 dalam laga yang digelar di Stadion H Agus Salim Padang, Kamis (22/1/2026) pukul 13.00 WIB.
Bermain di bawah terik matahari, PSP Padang tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim tamu, Josal FC yang dijuluki Pandeka Ombak Piaman, harus mengakui keunggulan tuan rumah dalam laga pembuka tersebut.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Pandeka Minang langsung menggebrak lini pertahanan Josal FC. Tekanan intens yang diberikan PSP Padang membuahkan hasil pada menit ketujuh. Gol pembuka dicetak oleh pemain bernomor punggung 8, Feruzen Maulana, yang membawa PSP unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSP Padang tidak mengendurkan serangan. Dominasi tuan rumah kembali berbuah gol pada menit ke-74. Kali ini, Carrel Sayadef mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan kepala setelah memanfaatkan umpan dari sisi kanan pertahanan Josal FC.
Josal FC sempat memberikan perlawanan dengan memperkecil ketertinggalan lewat gol penalti yang dieksekusi La Ode Muhammad Harun pada menit ke-81. Namun, hingga laga usai, tidak ada tambahan gol tercipta. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan PSP Padang.
Pelatih Kepala PSP Padang, Joni Efendi, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya pada laga perdana tersebut.
“Alhamdulillah hari ini pertandingan yang cukup berat karena ini pertandingan pertama dan juga cuaca sangat panas. Alhamdulillah bisa kami menangkan, tetapi ini baru awal karena pertandingan-pertandingan berikutnya juga berat,” ujar Joni usai laga.
Ia menambahkan, kemenangan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi laga selanjutnya.
“Kami bersyukur bisa menang 2-1 dan itu juga menjadi pelajaran buat kami ke depan agar bisa lebih baik. Evaluasi pasti kami lakukan dan persiapan tim akan kami tingkatkan lagi,” tuturnya.
Saat ini, PSP Padang mengandalkan mayoritas pemain lokal Sumatera Barat. Dari total 27 pemain, sekitar 90 persen berasal dari berbagai daerah di Sumbar, seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Payakumbuh, dan daerah lainnya. Hanya lima pemain yang berasal dari luar Sumatera Barat.
Menurut Joni Efendi, komposisi tersebut merupakan upaya PSP Padang untuk merangkul potensi lokal agar sepak bola Sumatera Barat kembali berjaya, seperti pada masa ketika PSP Padang dan Semen Padang FC menjadi representasi utama daerah di level nasional.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah untuk membangun kembali sepak bola Sumbar ke depan. Yang terpenting adalah proses latihan dan penerapannya di pertandingan. Kalau gol bisa tercipta, berarti skema permainan berjalan,” pungkasnya. (*)







