PADANG PARIAMAN,mimbarnasional – Suasana SDN 18 Lubuk Aluang, Selasa (22/7/2025), tampak berbeda. Puluhan siswa duduk rapi menyimak penjelasan sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tamansiswa (Unitas) Padang. Topik yang dibahas bukan sekadar pelajaran sekolah biasa, melainkan soal anti bullying dan bahaya penggunaan gadget tanpa pengawasan.
Ketua KKN Unitas Padang di Nagari Korong Gantiang, Didi P.N, mengatakan tema ini dipilih karena fenomena perundungan di sekolah kian marak dan sering kali dilakukan tanpa disadari oleh pelakunya.
“Kami sengaja mengangkat tema ini, mengingat di zaman sekarang banyak perilaku bullying di sekolah yang dilakukan tanpa adik-adik sadar dampaknya. Ini yang kami antisipasi,” ujar Didi.
Sosialisasi ini dikemas interaktif melalui kegiatan edukasi, sesi berbagi pengalaman, tanya jawab, hingga kampanye visual. Mahasiswa juga menjelaskan bahwa salah satu pemicu perundungan adalah pengaruh teknologi, terutama gadget. Tanpa pengawasan orang tua, anak-anak bisa mengakses konten yang tidak sesuai usia dan memicu perilaku negatif.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap materi yang disampaikan dapat membuka wawasan siswa bahwa bullying dan penggunaan gadget secara berlebihan berdampak buruk, baik secara fisik maupun psikologis.
Tak hanya sosialisasi, mahasiswa KKN Unitas Padang yang menjalani program selama 40 hari ini juga mengadakan kegiatan Ecoprint bersama masyarakat. Kegiatan yang melibatkan ibu-ibu PKK ini bertujuan mengedukasi warga tentang ekonomi kreatif ramah lingkungan.
“Selain sosialisasi, kami juga mengadakan Ecoprint untuk mengajarkan cara memanfaatkan sumber daya alam menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi,” tutup Didi.
Dengan semangat muda dan kepedulian sosial, mahasiswa KKN Unitas Padang berharap langkah kecil mereka ini bisa menumbuhkan lingkungan sekolah yang aman, positif, dan bebas dari perundungan.(ij)







