PADANG,mimbarnasional – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 46.752 tempat duduk selama masa libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah pada 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah tersebut disediakan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.
Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan kapasitas itu setara dengan rata-rata 7.792 kursi per hari yang disiapkan bagi penumpang di wilayah Sumatera Barat.
“Pada momentum libur Idul Adha ini, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi pelanggan,” kata Reza dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2026).
Menurut dia, kereta api kini semakin diminati masyarakat karena dinilai praktis, ekonomis, nyaman, serta bebas dari kemacetan jalan raya.
Selama periode libur, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, dan KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.
KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan per hari disebut masih menjadi moda favorit masyarakat dan wisatawan menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah, Pariaman. Dengan tarif Rp5 ribu, penumpang dapat menikmati perjalanan tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas saat musim liburan.
Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan per hari dan menjadi penghubung utama Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Layanan tersebut juga dimanfaatkan untuk perjalanan wisata edukatif dan rombongan pelajar.
Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan setiap hari dengan rute Kayu Tanam–Padang. Penumpang dapat menikmati panorama alam Sumatera Barat selama perjalanan, mulai dari perbukitan, aliran sungai, hingga suasana pedesaan.
“Kehadiran kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari dukungan KAI terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi daerah, serta mobilitas masyarakat yang lebih berkelanjutan,” ujar Reza.
Berdasarkan data sementara per 26 Mei 2026, sebanyak 6.500 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah itu setara sekitar 14 persen dari total kapasitas yang disediakan.
KAI memperkirakan angka penjualan tiket masih akan terus meningkat seiring tingginya minat masyarakat bepergian saat long weekend Idul Adha.
Untuk pemesanan tiket, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Access by KAI dengan sistem penjualan mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Reza juga mengimbau masyarakat membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI guna menghindari potensi penipuan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tutupnya.(*)







