PADANG,mimbarnasional – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Divre II Sumbar) menyampaikan informasi terbaru terkait layanan kereta api lokal selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Periode angkutan Nataru Divre II Sumbar berlangsung untuk keberangkatan mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Selama periode tersebut, KAI memastikan ketersediaan tempat duduk masih mencukupi bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, M Reza Fahlepi, mengatakan total perjalanan kereta api lokal yang dioperasikan selama masa Nataru tahun ini mencapai 504 perjalanan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 155.520 seat. Setiap harinya rata-rata terdapat 28 perjalanan kereta api dengan kapasitas sekitar 7.024 tempat duduk,” ujar Reza dalam keterangannya, Kamis (25/12/2025).
Berdasarkan data terkini, hingga Kamis, 25 Desember 2025, sebanyak 57.031 tiket telah terjual. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses penjualan yang masih berlangsung.
“Sebanyak 57.031 seat telah terjual selama masa angkutan Nataru 2025,” jelasnya.
Reza menambahkan, tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan lainnya. Untuk pemesanan hari ini, pelanggan sudah dapat membeli tiket hingga tanggal keberangkatan 31 Desember 2025 atau H-7 sebelum keberangkatan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui channel resmi dan mitra resmi KAI guna menghindari penipuan serta memastikan keabsahan tiket.
“Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung atau go-show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambah Reza.
KAI, lanjut Reza, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan selama masa angkutan Nataru dengan memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Dengan layanan yang semakin baik serta berbagai inovasi, kami berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi masyarakat,” tutupnya.(*)







