Dramatis! Penumpang Boat Terbalik di Mentawai Berenang 6 Jam Selamatkan Diri

Tim SAR melakukan pencarian korban kapal terbalik di Selat Sipora

MENTAWAI,mimbarnasional – Tragedi terbaliknya boat penyeberangan di perairan antara Pulau Pagai Utara dan Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, menyisakan kisah dramatis. Beberapa penumpang dilaporkan berenang hingga enam jam demi menyelamatkan diri ke daratan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana, saat memberikan keterangan terkait kronologi kejadian. Ia menyebut bahwa boat tersebut mengangkut pegawai dari Dinas PUPR dan Kimpraswil, serta anggota DPRD dan keluarganya.

Bacaan Lainnya

“Pagi pukul 06.30 WIB kami bersiap menyeberang dari Sikakap menuju Tuapejat. Saya menggunakan kapal operasional kepala daerah, sedangkan satu boat lain diisi beberapa pegawai dan warga,” ujar Bupati Mentawai, Selasa (15/7/2025).

Boat yang nahas itu berangkat lebih dulu sekitar pukul 07.00 WIB. Di tengah perjalanan, cuaca mulai memburuk: langit gelap, hujan deras, dan angin kencang. Sekitar pukul 11.00 WIB, boat dilaporkan terbalik di Selat Sipora.

Bupati Mentawai mengungkapkan terdapat 16 penumpang saat kapal bertolak dari Sikakap. Mereka sempat menjemput dua penumpang tambahan di Dusun Kulu-Kulu sebelum melanjutkan perjalanan.

“Setelah boat terbalik, ada enam orang yang berenang dari tengah laut ke daratan. Mereka berenang bersama dua operator kapal dan akhirnya berhasil tiba di daratan untuk meminta bantuan warga,” lanjutnya.

Sementara itu, beberapa penumpang lainnya memilih bertahan di sekitar boat terbalik, menunggu bantuan.

Begitu menerima laporan, dua kapal dari Basarnas langsung dikirim dari Tuapejat untuk melakukan pencarian. Operasi penyisiran masih berlangsung hingga Selasa sore, dengan kondisi laut yang cukup menantang: gelombang mencapai 2,5–3 meter.

“Tim SAR gabungan masih menyisir perairan. Informasi awal menyebutkan sekitar 10 orang masih belum ditemukan,” kata Kasi Operasi SAR Mentawai, Dhio Ulwi Winanda.

Saat ini tujuh orang penumpang telah ditemukan selamat. Proses pencarian masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat sekitar.(ij)

Pos terkait