16 Korban Boat Terbalik Dievakuasi Lewat Hutan, Trauma Naik Kapal Kecil

MENTAWAI,mimbarnasional– Proses evakuasi korban kapal terbalik di perairan Selat Sipora, Kepulauan Mentawai, terus berlanjut. Tim SAR gabungan kini memusatkan pergerakan menuju dermaga Pasambuat, setelah mempertimbangkan kondisi geografis dan psikologis para korban.

“Posisi geografis Mentawai itu cukup berat. Banyak hutan, dan dari satu titik ke titik lainnya bisa memakan waktu sekitar satu jam perjalanan darat,” kata Kepala Seksi Operasi SAR Mentawai, Dhio Ulwi Winanda, kepada wartawan, Selasa (15/7/2025).

Bacaan Lainnya

Menurut Dhio, para korban ditemukan di sejumlah lokasi berbeda dan diputuskan untuk dievakuasi menuju satu titik aman, yakni dermaga Pasambuat.

“Karena korban kemungkinan masih trauma untuk naik kapal kecil, jadi kita putuskan evakuasi melalui jalur darat, walau memakan waktu lebih lama,” lanjutnya.

Hingga saat ini, total korban yang berhasil dikumpulkan sebanyak 16 orang, sesuai informasi sementara dari Kepala Dusun setempat. Namun, Dhio menyebut angka tersebut masih bisa berubah, mengingat kondisi pencarian yang dinamis dan medan yang cukup sulit.

“Data korban masih bisa bertambah atau berubah, karena ini berdasarkan informasi lapangan yang terus berkembang,” tutupnya.

Tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian terhadap kemungkinan korban lain dan melakukan penyisiran baik melalui laut maupun darat, dibantu warga serta pemerintah setempat.(ij)

Pos terkait