SOLOK,mimbarnasional – Tim SAR gabungan menemukan Agusral (59), korban terakhir yang dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang di kawasan Arosuka-Kayu Aro, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Agusral ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (25/9/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Jasad korban ditemukan di depan rumah warga, di sebelah kiri aliran Sungai Batang Aie Baliang.
Kasiops Basarnas Padang, Hendri, mengatakan korban ditemukan setelah tim kembali memusatkan pencarian berdasarkan sejumlah petunjuk yang ditemukan sebelumnya.
Sebelumnya, tim SAR telah menemukan sepeda motor dan telepon seluler milik Agusral. Sehari sebelum korban ditemukan, tim juga menemukan celana, KTP, serta dompet korban.
“Temuan-temuan tersebut menjadi petunjuk bagi tim untuk kembali memusatkan pencarian di sekitar belakang kompleks Kantor Bupati Solok,” kata Hendri.
Dalam proses pencarian, tim dan warga melihat banyak lalat hijau berkerumun di sekitar halaman depan rumah warga. Kondisi tersebut kemudian dicurigai sebagai salah satu tanda keberadaan korban.
Tim bersama warga lalu memindahkan tumpukan kayu dan menggali material lumpur di lokasi tersebut. Tak lama kemudian, Agusral ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Solok untuk dibersihkan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya Agusral, dua korban meninggal dunia akibat banjir bandang di kawasan Arosuka-Kayu Aro telah ditemukan. Korban pertama, Dafi Arrahman, ditemukan pada hari pertama pencarian.
Sementara Agusral ditemukan pada hari kelima operasi SAR.
Hendri mengatakan, setelah seluruh korban yang dilaporkan hilang ditemukan, operasi SAR resmi ditutup.
Meski demikian, personel Basarnas masih berada di lokasi untuk membantu penanganan kebencanaan lainnya.
Jika nantinya kembali terdapat laporan warga yang hilang, Basarnas akan melakukan pencarian dan pertolongan sesuai prosedur.(*)







