KWT Jadi Fokus Rahmat Saleh Perkuat Ketahanan Pangan

PADANG,mimbarnasional –  Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, mendorong peran aktif kelompok perempuan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

‎Hal ini ditegaskannya saat menemui kelompok Majelis Taklim Alai Parak Kopi, Kota Padang, pada Jumat (1/5/2026), untuk mensosialisasikan pembentukan dan penguatan Kelompok Wanita Tani (KWT).

‎Rahmat menilai antusiasme para ibu-ibu di Alai Parak Kopi merupakan modal sosial yang besar.

‎Menurutnya, semangat mereka menjadi energi tambahan bagi Komisi IV untuk terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh langsung akar rumput.

‎“Bertemu ibu-ibu, wajahnya sangat cerah. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Rahmat.

‎Rahmat menjelaskan, KWT merupakan ujung tombak dalam menjaga kedaulatan pangan dari unit terkecil, yakni keluarga.

‎Melalui KWT, para perempuan bisa bergerak produktif di bidang pertanian, mulai dari budidaya tanaman di lahan sekitar rumah hingga pengolahan hasil panen untuk meningkatkan ekonomi.

‎“Kalau ada Kelompok Wanita Tani atau kelompok nelayan, insyaallah bisa kita bantu. Banyak program yang bisa dijalankan untuk mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.

‎Rahmat memaparkan, sektor pertanian memiliki potensi pengembangan yang luas, baik melalui bantuan bibit, penyediaan alat pertanian, maupun pendampingan teknis.

‎Sebagai bukti komitmennya di Sumatera Barat, ia menyebutkan bantuan serupa telah menjangkau 700 hektare lahan di Kabupaten Agam dan 1.300 hektare lahan di wilayah pesisir melalui distribusi bibit jagung.

‎Langkah ini, tegas Rahmat, adalah bagian dari upaya konkret pemulihan sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat pasca-pandemi atau di tengah tantangan ekonomi.

‎“Ini membuktikan kinerja nyata kita menuju pemulihan Sumatera Barat. Ini langkah konkret kita untuk membantu masyarakat bangkit, terutama dari sektor pertanian,” tegasnya.

‎Rahmat memastikan akan terus mengawal program-program strategis di bidang pangan agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat, khususnya kelompok perempuan di Sumatera Barat. (*)

Pos terkait