PADANG,mimbarnasional – Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung melakukan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Pasumpahan, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kota Padang, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (4/6/2026) itu merupakan kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung, Human Initiative, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, serta Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Teluk Olo Sungai Pisang.
Program tersebut dilakukan sebagai upaya rehabilitasi ekosistem laut sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir yang menjadi tumpuan hidup masyarakat setempat.
Dalam kegiatan itu, transplantasi terumbu karang menggunakan metode Artificial Reef Concrete (ARC), yakni teknik rehabilitasi dengan memanfaatkan struktur beton sebagai media tumbuh fragmen karang. Fragmen karang sehat ditempatkan pada kerangka buatan tersebut untuk dikembangkan menjadi habitat baru bagi berbagai biota laut.
Pulau Pasumpahan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi keanekaragaman hayati laut yang tinggi dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir di kawasan Teluk Kabung Selatan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ekosistem laut. Melalui transplantasi terumbu karang ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap rehabilitasi lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut,” kata Fahrougi.
Menurutnya, rehabilitasi terumbu karang tidak hanya berdampak pada peningkatan tutupan karang, tetapi juga membantu memperbaiki habitat ikan dan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya laut.
Lurah Teluk Kabung Selatan, Darusman, mengapresiasi langkah Pertamina yang memilih wilayahnya sebagai lokasi kegiatan konservasi.
“Kami berterima kasih kepada Pertamina yang telah melaksanakan kegiatan ini di Teluk Kabung Selatan. Semoga transplantasi terumbu karang sebagai rumah bagi biota laut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kami, khususnya nelayan,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Marwan. Ia menilai Pertamina menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian kawasan pesisir.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pertamina atas kegiatan konservasi kawasan pesisir dan peran aktifnya dalam pengembangan terumbu karang di kawasan Sungai Pisang,” kata Marwan.
Selain melibatkan pemerintah dan perusahaan, kegiatan tersebut juga mengikutsertakan masyarakat serta kelompok pengawas pesisir setempat. Keterlibatan komunitas dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program konservasi dan pengawasan ekosistem laut dalam jangka panjang.
Melalui sinergi berbagai pihak, program transplantasi terumbu karang di Pulau Pasumpahan diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 14 tentang Ekosistem Laut.(*)







