Rahmat Saleh Pastikan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Banjir Sumbar Dipercepat

Potret aerial pemukiman warga yang tersapu banjir bandang di Batu Busuk

PADANG,mimbarnasional – Upaya memastikan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir di Sumatera Barat langsung digerakkan Rahmat Saleh. Ia mempercepat koordinasi dengan Kementerian Pertanian begitu menerima laporan tentang kebutuhan mendesak dari sejumlah wilayah.

Rahmat bergerak cepat. Ia mengaku langsung menghubungi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian tak lama setelah informasi kebutuhan bantuan masuk.

Bacaan Lainnya

“Saya langsung menghubungi Sekjen untuk memastikan bantuan prioritas bisa dikirim secepat mungkin. Situasi di lapangan tidak menunggu,” kata Rahmat di Padang, Minggu (30/11/2025).

Ia menegaskan kecepatan pengiriman bantuan menjadi kunci karena banyak warga yang membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar. Rahmat memastikan pemerintah tidak akan menunda proses distribusi.

“Ini soal kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah wajib hadir secepatnya,” ujarnya.

Rahmat juga menegaskan pihaknya akan mengawasi distribusi agar berjalan tepat sasaran. Ia meminta pemerintah daerah menguatkan koordinasi untuk mencegah penumpukan bantuan di satu titik.

“Pengiriman dalam jumlah besar ini harus tepat sasaran. Koordinasi daerah menjadi kunci,” lanjutnya.

Respons cepat muncul dari Kementerian Pertanian. Rahmat menyebut Sekjen langsung menindaklanjuti komunikasi tersebut, dan pemerintah menyiapkan bantuan pangan dalam skala besar.

“Saudara kita di Sumatera Barat ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” kata Rahmat sambil menunjukkan pesan komunikasinya dengan Sekjen yang ia unggah di Instagram.

Pernyataan Rahmat sejalan dengan sikap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Dalam pembukaan Kongres VII Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas secara daring, Amran menegaskan pemerintah telah bergerak memberikan dukungan pangan dan bantuan strategis bagi daerah terdampak.

“Kementan telah bergerak cepat memberikan dukungan pangan bagi masyarakat Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor,” ujar Amran.

Untuk Sumatera Barat, pemerintah menyiapkan bantuan berupa 6.795 ton beras, 1.250 ton minyak goreng, tambahan 358 ton beras, serta benih padi dan jagung untuk 10.000 hektare lahan terdampak. Selain itu tersedia pula 6.794 ton cadangan beras untuk kebutuhan dua bulan ke depan dan 1.358 kiloliter minyak goreng sebagai buffer tambahan.

Amran memastikan cadangan pangan nasional berada dalam kondisi aman. Dengan demikian pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok ketika bencana terjadi.

“Setiap kali daerah membutuhkan, Kementan selalu siap bekerja cepat. Kesiapsiagaan pangan sangat penting, terutama menghadapi dinamika cuaca,” ucapnya.

Seluruh distribusi bantuan dilakukan secara terpadu oleh Bapanas, Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Jika Anda ingin versi lebih panjang, lebih dramatis, atau lebih investigatif ala Kumparan, saya bisa buatkan lagi.(ij)

Pos terkait