Pertamina Bantah Isu Mogok Sopir Tangki, Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam untuk Percepat Distribusi BBM di Sumut

MEDAN, mimbarnasional – Pertamina Patra Niaga mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara dengan mengoperasikan terminal BBM dan sejumlah SPBU selama 24 jam. Langkah ini dilakukan di tengah upaya mempercepat pasokan BBM ke berbagai wilayah sekaligus membantah adanya isu mogok kerja awak mobil tangki (AMT).

Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan operasional Integrated Terminal Medan Group kini berjalan penuh selama 24 jam. Selain itu, Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe juga dioperasikan tanpa henti untuk mempercepat distribusi BBM ke SPBU di Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

Menurut Hari, Pertamina juga mengoptimalkan pelayanan di tingkat SPBU dengan mengoperasikan sejumlah SPBU di Kota Medan selama 24 jam agar masyarakat lebih mudah memperoleh BBM.

“Saat ini, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU,” kata Hari dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2026).

Selain menambah armada, Pertamina memperkuat jumlah Awak Mobil Tangki melalui Elnusa Petrofin sebagai mitra transportasi yang bekerja sama dengan Bekang TNI untuk mendukung kelancaran distribusi.

Hari menegaskan seluruh infrastruktur distribusi di Sumatera Utara saat ini dioptimalkan agar penyaluran BBM segera kembali normal. Upaya tersebut mencakup operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel AMT, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam.

Ia juga memastikan kabar mengenai mogok kerja Awak Mobil Tangki tidak benar. Menurutnya, seluruh proses distribusi tetap berjalan sesuai prosedur operasional yang berlaku.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan distribusi BBM dengan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar. Perusahaan juga akan mengambil tindakan tegas apabila terdapat personel yang terbukti melanggar prosedur operasional,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga menyatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, mitra transportasi, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.(*)

Pos terkait