PEKANBARU,mimbarnasional – Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Sei Siak menerima kunjungan kerja Komisaris Utama bersama jajaran Dewan Komisaris dalam agenda Management Walkthrough (MWT), Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan fungsi pengawasan sekaligus memastikan operasional distribusi energi berjalan optimal di wilayah Sumbagut.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran Dewan Komisaris meninjau langsung area operasional FT Sei Siak, mulai dari proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran bahan bakar minyak (BBM). Peninjauan juga mencakup kesiapan fasilitas serta penerapan prosedur kerja guna mendukung distribusi energi yang andal dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dipimpin Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, didampingi anggota Dewan Komisaris Bambang Suswantono dan Wanti Waranei F. Mamahit, serta Komite Dewan Komisaris Galumbang C. Sitinjak dan Harri Fajri. Rombongan disambut oleh Group Head Operations Pertamina Patra Niaga, Basuki Santoso bersama tim FT Sei Siak.
Sabar Yudo Suroso menegaskan bahwa Regional Sumbagut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan energi, sehingga keandalan operasional harus terus dijaga secara konsisten.
“Perencanaan distribusi harus tepat, penyaluran harus tepat waktu, dan kualitas produk tetap terjaga. Kami juga menekankan pentingnya integritas serta penerapan prinsip Good Corporate Governance dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwira Pertamina di FT Sei Siak yang dinilai telah menjaga keandalan operasional dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, manajemen juga menekankan pentingnya sinergi antara fungsi pengawasan dan operasional di lapangan agar seluruh proses bisnis berjalan selaras. Hal ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi layanan sekaligus memastikan distribusi energi tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Basuki Santoso mengatakan pihaknya terus memperkuat proses bisnis untuk menjaga keandalan distribusi energi di wilayah Sumbagut.
“Kami memastikan seluruh proses operasional berjalan optimal, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keandalan fasilitas, serta ketepatan penyaluran energi,” kata Basuki.
Ia menambahkan, optimalisasi juga dilakukan melalui peningkatan koordinasi antar fungsi serta pemantauan distribusi secara berkelanjutan, sehingga potensi kendala dapat diantisipasi lebih cepat.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi energi di wilayah Sumbagut tetap berjalan baik guna mendukung kebutuhan masyarakat serta aktivitas ekonomi di daerah.(*)







