Dua Penalti Terbuang, Semen Padang Tumbang 2-3 dari Persis Solo

Pemain merayakan gol yang dicetak Irsyad Maulana

PADANG,mimbarnasional – Semen Padang gagal mengamankan poin setelah takluk 2-3 dari Persis Solo meski sempat mendominasi permainan pada babak pertama. Kekalahan dalam pertandingan yang digelar Minggu (11/1/2026) itu kian terasa pahit karena Kabau Sirah memiliki sejumlah peluang krusial, termasuk dua penalti, namun justru kehilangan kendali permainan di babak kedua.

Dua gol Semen Padang dicetak oleh Irsyad Maulana dan Rian Ariansyah. Sementara Persis Solo memastikan kemenangan lewat gol Zanadin Faris, Tanaka, dan Irfan Jauhari.

Bacaan Lainnya

Pada babak pertama, Semen Padang tampil lebih dominan dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Tim tuan rumah juga mendapatkan dua peluang penalti. Namun, penalti pertama gagal dimanfaatkan, sementara penalti kedua nyaris tidak berbuah gol.

Memasuki babak kedua, performa Semen Padang menurun drastis. Persis Solo tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah. Dua dari tiga gol Persis disebut lahir akibat kesalahan individual pemain Semen Padang yang berujung fatal.

Pelatih Semen Padang tidak menutupi kekecewaannya usai pertandingan. Ia menilai timnya gagal menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan.

“Dari saya pribadi, saya sangat kecewa. Kita semua harus malu dengan pertandingan kali ini. Babak kedua kita tidak bermain seperti yang sudah direncanakan,” ujar pelatih Semen Padang seusai laga.

Ia juga menyinggung situasi di ruang ganti yang dinilai kurang solid dan berdampak pada performa tim di lapangan.

“Di ruang ganti, ada beberapa keputusan yang diambil sendiri-sendiri. Dua gol yang kita kebobolan itu karena kesalahan individual yang sangat mudah,” katanya.

Meski menilai timnya menguasai permainan pada babak pertama, sang pelatih menegaskan bahwa kesalahan fatal para pemain menjadi faktor utama kekalahan.

“Babak pertama saya pikir kita menguasai permainan. Tapi kesalahan fatal itu tidak bisa diterima,” ujarnya.

Lebih lanjut, pelatih menegaskan pentingnya komitmen dan mental bertarung bagi pemain yang membela Semen Padang.

“Kalau ada pemain yang tidak bermain dengan hati untuk Semen Padang, lebih baik cari tim lain. Situasi kita sedang sangat sulit dan kita butuh pemain dengan mental petarung,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, pelatih Semen Padang menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung.

“Saya merasa malu dan saya meminta maaf kepada seluruh suporter Semen Padang,” ucapnya.

Kekalahan ini membuat Semen Padang kembali gagal meraih poin penuh dan berada di bawah tekanan untuk segera berbenah pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.(*)

Pos terkait