Jelang Hadapi Persija, Semen Padang FC Tetap Optimistis Meski Kurangi Pemain Asing

Foto : Komisaris Semen Padang FC bersama Direktur Teknik Yeyen Tumena

PADANG,mimbarnasional – Semen Padang FC menunjukkan optimisme tinggi jelang laga krusial menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (22/12/2025) malam di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang.

Meski mengalami perubahan komposisi pemain asing dan tak banyak dijagokan, manajemen Kabau Sirah menegaskan tim tetap siap bersaing dan menargetkan hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.

Bacaan Lainnya

Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menilai kondisi tim berada pada jalur yang tepat setelah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) selama dua pekan di Jakarta. Selama periode tersebut, tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek permainan yang dinilai masih menjadi kelemahan pada laga-laga sebelumnya.

“Pada prinsipnya, Semen Padang FC siap menghadapi Persija Jakarta. Meski ada pemain asing yang keluar dan masuk, kami tetap optimistis. TC di Jakarta selama dua pekan dimanfaatkan untuk mengevaluasi kekurangan tim,” ujar Braditi, Senin (22/12/2025).

Ia menyebut, dengan sisa pertandingan pada putaran pertama musim ini, manajemen memasang target realistis namun tegas, yakni mengamankan minimal empat poin. Target tersebut dinilai penting sebagai pijakan menuju konsistensi performa dan peningkatan kepercayaan diri tim.

“Meskipun banyak yang tidak menjagokan Semen Padang FC, kami yakin dengan tim ini. Insya Allah kami bisa bermain bagus dan meraih poin penuh saat menjamu Persija di kandang,” katanya.

Sebagai bagian dari pembenahan tim, manajemen Semen Padang FC juga aktif melakukan perombakan skuad, terutama di sektor pemain asing. Dua pemain asing baru telah bergabung dan langsung mengikuti TC serta laga uji coba sebagai bagian dari proses adaptasi dan evaluasi.

Dari hasil evaluasi tersebut, manajemen menilai masih terdapat kekosongan di sektor kanan serta gelandang serang. Selain itu, klub juga mendatangkan satu pemain asing tambahan untuk mengisi posisi gelandang bertahan, serta satu pemain lagi di sektor bek tengah.

“Pada Januari 2026, kami berencana menambah pemain asing di posisi penyerang dan sayap. Insya Allah pada awal putaran kedua semuanya sudah bisa bergabung dan bermain,” ujar Braditi.

Langkah ini diambil untuk menyeimbangkan komposisi tim sekaligus memperkuat lini-lini yang dinilai masih membutuhkan kedalaman. Keseriusan klub, menurut Braditi, juga tercermin dari target yang disampaikan Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, yang menargetkan kedatangan total enam pemain asing baru sebagai bagian dari persiapan jangka menengah menghadapi putaran kedua kompetisi.

Setelah laga kontra Persija Jakarta, Semen Padang FC akan melanjutkan perjuangan dengan pertandingan tandang menghadapi Madura United pada Minggu (28/12/2025). Rangkaian laga tersebut diharapkan mampu menjaga tren positif performa tim menjelang paruh musim.

Di luar aspek teknis, Semen Padang FC juga menunjukkan kepedulian sosial. Braditi mengungkapkan bahwa sebagian hasil penjualan tiket laga kandang melawan Persija akan disumbangkan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat.

Dalam suasana duka tersebut, manajemen juga mengimbau suporter untuk tidak membawa alat musik ke dalam stadion sebagai bentuk penghormatan. Kendati demikian, dukungan moral dari para pendukung Kabau Sirah tetap diharapkan hadir dari tribun.

“Mohon doa dari seluruh suporter Semen Padang FC di mana pun berada, khususnya yang ada di Kota Padang. Mari datang ke stadion dan berikan dukungan terbaik,” tutupnya.

Ke depan, manajemen Semen Padang FC juga terus memantau potensi pemain lokal yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim. Penambahan kekuatan dari pemain lokal dianggap penting untuk memperkuat identitas tim sekaligus meningkatkan daya saing Kabau Sirah di kompetisi tertinggi sepak bola nasional.(*)

Pos terkait