DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses Sidang Kedua dan Pembukaan Masa Sidang Ketiga

Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi memimpin rapat paripurna penyampaian reses dan penutupan masa persidangan kedua tahun 2021/2022 sekaligus pembukaan masa persidangan ketiga tahun 2021/2022, di ruang rapat utama DPRD Sumbar, Kamis, 28 April 2022. foto.dok

PADANG, mimbarnasional.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Supardi memimpin rapat paripurna penyampaian reses dan penutupan masa persidangan kedua tahun 2021/2022 sekaligus pembukaan masa persidangan ketiga tahun 2021/2022, di ruang rapat utama DPRD Sumbar, Kamis, 28 April 2022.

Spardi mengatakan, berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014 anggota DPRD berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan juga sebagai wakil rakyat di lembaga DPRD.

Bacaan Lainnya

“Wakil rakyat berkewajiban setiap anggota DPRD adalah menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat diwakilinya,” ujar Supardi dalam Rapat paripurna yang dihadiri gubernur diwakili Sekdaprov Sumbar, Supardi didampingi wakil ketua Suwirpen Suib, dan Wakil Ketua Indra Datuk Rajo Lelo.

Menurut Supardi, reses merupakan wadah disediakan kepada setiap anggota DPRD untuk menampung dan menghimpun aspirasi masyarakat dilaksanakan setiap masa persidangan.

Reses dilaksanakan dari 12 – 19 Februari 2022. Dalam reses,banggota DPRD Provinsi Sumatera Barat tentu banyak hal disampaikan kepada masyarakat dan sekaligus menyerap aspirasi.

“Aspirasi disampaikan masyarakat wajib ditampung dan diperjuangkan anggota DPRD Provinsi Sumatera dalam bentuk tanggung jawab moral dan politis. Hasil reses akan menjadi bahan pokok- pokok pikiran DPRD dan hasil pelaksanaan reses akan diserahkan kepada Gubernur Sumatera Barat diwakili Sekda Provinsi Sumatera Barat,” ujar Supardi.

Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat Raflis menyampaikan, pihaknya telah menghimpun laporan hasil pelaksanaan reses dan disampaikan dalam rapat paripurna. Dari perdapil pelaksanaan reses yang diiikuti masing- masing anggota, ratusan aspirasi diserap dari masyarakat.

“Reses merupakan wujud transparansi DPRD kepada masyarakat telah memilih anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, karena soal pembangunan, keluhan masyarakat dan akan menjadikan bahan untuk diperjuangkan DI DPRD,” ujar Raflis.

Lanjut Raflis, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam reses juga melakukan sosialisasi peraturan yang telah disahkan kepada masyarakat dan anggaran tersedia DPA Sekretariat DPRD.

“Semoga kegiatan ini dapat kita Pertanggungjawaban dunia dan akhirat,” ujar Raflis.(mn/*/mul)

Pos terkait