Pertamina Tambah Pasokan Solar di Padang Jadi 403 Ribu Liter per Hari

PADANG,mimbarnasional – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di Kota Padang dari rata-rata 340 ribu liter menjadi 403 ribu liter per hari pada Oktober 2026. Penambahan sekitar 18 persen ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean panjang di sejumlah SPBU.

Selain menambah pasokan, Pertamina memperkuat pengawasan transaksi di SPBU dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta kepolisian untuk mengurai antrean kendaraan.

Bacaan Lainnya

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami terus mengoptimalkan penyaluran Solar melalui penambahan pasokan dan penguatan pengawasan transaksi di SPBU. Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung penanganan antrean secara terpadu,” ujar Fahrougi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Siapkan Langkah Urai Antrean

Pertamina juga mengaktifkan seluruh petugas marshal di SPBU untuk membantu mengatur antrean kendaraan. Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Padang.

Sejumlah langkah yang dibahas meliputi pembentukan tim pengurai antrean, pemanfaatan Terminal Koto Lalang sebagai kantong parkir, serta rencana pembatasan kendaraan yang memasuki kawasan dalam Kota Padang.

Di sisi lain, Pertamina melakukan analisis data transaksi untuk mengidentifikasi potensi pembelian BBM berulang yang tidak sesuai ketentuan. Perusahaan juga mengajukan permohonan penghapusan nomor polisi kendaraan yang teridentifikasi melakukan transaksi berulang melalui mekanisme yang berlaku.

Pertamina bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menyatakan akan menindaklanjuti ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM oleh lembaga penyalur resmi.

Hasil Uji Pertalite Sesuai Spesifikasi

Selain mengatasi antrean Solar, Pertamina menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat mengenai kualitas Pertalite di Sumatera Barat.

Perusahaan telah memeriksa sejumlah SPBU dan mengambil sampel Pertalite dari beberapa titik, termasuk Integrated Terminal Teluk Kabung. Sampel tersebut kemudian diuji di Laboratorium Lemigas Jakarta.

Berdasarkan hasil pengujian terhadap sampel yang diperiksa, Pertalite dinyatakan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.

Meski demikian, Pertamina menyatakan tetap menelusuri dan memverifikasi laporan konsumen untuk memastikan setiap keluhan ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan.

“Kami juga memastikan setiap informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite tetap menjadi perhatian kami dan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan serta pengujian sesuai prosedur,” kata Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan akan terus mengevaluasi penyaluran BBM dan memperkuat pengawasan terhadap lembaga penyalur agar distribusi energi berjalan tertib.

Masyarakat yang mengalami kendala atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(*)

Pos terkait