PADANG,mimbarnasional – Jaringan Pemred Sumbar (JPS) akan melantik kepengurusan periode 2025–2028 pada Kamis (2/4/2026). Pelantikan ini sempat tertunda cukup lama usai musyawarah organisasi pada 2025 lalu.
Penasehat JPS, Novrianto Ucok, mengatakan penundaan terjadi karena Sumatera Barat dilanda bencana, sehingga organisasi memprioritaskan situasi kemanusiaan saat itu.
“Pelantikan tertunda panjang karena setelah musyawarah JPS 2025, Sumbar dilanda bencana. Atas kondisi itu, JPS menunda pelantikan kepengurusan dengan ketuanya Adrian Tuswandi,” ujar Ucok di sela gladi bersih pelantikan di Suaso Resto, Rimbo Kaluang, Padang, Rabu (1/4/2026).
Ucok menyebut pelantikan ini menunjukkan dinamika organisasi JPS yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
“Organisasi ini dinamis sekali, mulai dari Heri Sugiarto sebagai koordinator, dilanjutkan Adrian Tuswandi, lalu pada Musyawarah 2025, Toaik kembali terpilih secara aklamasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Almudazir, mengatakan kegiatan pelantikan tidak hanya seremonial, tetapi juga dirangkai dengan pemberian apresiasi kepada tokoh dan lembaga.
“Tidak hanya pelantikan, JPS juga akan memberikan apresiasi kepada tokoh dan lembaga yang konsisten dan peduli terhadap kebangkitan Sumbar pascabencana banjir bandang November 2025,” ujarnya.
Menurut Almudazir, penghargaan bertajuk Medal of Honor Bakti untuk Negeri tersebut diberikan setelah melalui proses seleksi yang ketat, dengan indikator kontribusi nyata terhadap pemulihan daerah pascabencana hidrometeorologi di Sumbar, Sumut, dan Aceh.
“Ada 6 tokoh dan 6 lembaga penerima medal of honor. Selain itu, ada juga sertifikat apresiasi untuk 12 tokoh dan 12 lembaga yang masuk nominasi,” katanya.
Ia masih merahasiakan nama-nama penerima penghargaan tersebut. “Tunggu saja besok pagi, biar tetap jadi kejutan,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah penerima penghargaan berasal dari kalangan anggota DPR RI, pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, hingga unsur bundo kanduang. Sementara dari lembaga, disebut-sebut ada perwakilan BUMN, BUMD, kepolisian, dan TNI.
Ketua terpilih JPS periode 2025–2028, Adrian Tuswandi, menegaskan bahwa JPS merupakan wadah profesi jurnalis yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan penyebaran berita positif.
“JPS diisi oleh individu profesional, mulai dari pemilik media hingga pemimpin redaksi. Kami berkomitmen menjaga keberimbangan berita dalam bingkai friendly news serta ikut mendorong penyebaran informasi positif,” ujar Adrian.(*)







