SOLOK SELATAN,mimbarnasional – Suara tawa memecah aliran sungai yang jernih di Padang Aro, Solok Selatan. Di tengah air dingin yang mengalir alami, Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, larut dalam suasana kampung halaman yang penuh kesederhanaan.
Momen itu dibagikan Zigo melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (6/1/2026). Politisi muda asal Solok Selatan tersebut terlihat “mandi tang aia” bersama teman-teman sekampungnya, sebuah aktivitas sederhana yang lekat dengan masa kecil banyak anak nagari di Sumatera Barat.
Tanpa atribut jabatan dan protokoler, Zigo tampil apa adanya. Tawa lepas dan canda ringan mengalir seirama dengan derasnya sungai. Unggahan tersebut menangkap suasana hangat kebersamaan, seolah menjadi jeda dari padatnya aktivitas politik di tingkat nasional.
Tradisi “mandi tang aia” bukan sekadar bermain air. Bagi masyarakat setempat, kebiasaan itu sarat nilai kebersamaan, kesetaraan, dan kedekatan dengan alam—nilai yang tumbuh sejak kecil dan membentuk karakter banyak anak kampung.
Bagi Zigo, pulang kampung tak hanya soal melepas rindu. Ia juga kembali menyapa akar budaya yang membentuk jati dirinya. Di tengah kesibukan sebagai wakil rakyat, momen sederhana itu menjadi pengingat akan asal-usul dan perjalanan hidupnya.
Meski tengah berada di Solok Selatan, Zigo tetap berkomunikasi dengan mitra-mitranya terkait upaya pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Perhatiannya terhadap kondisi daerah dinilai tak surut, meski sedang berada di kampung halaman.
Unggahan tersebut mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang menilai kesederhanaan Zigo mencerminkan kedekatannya dengan masyarakat dan tanah kelahirannya.
Di antara aliran sungai dan tawa masa kecil yang kembali hadir, Zigo Rolanda menunjukkan bahwa kampung halaman selalu punya cara menyambut pulang—tanpa jarak, tanpa sekat.(*)







