AGAM,mimbarnasional – Kampung asal tokoh besar Buya Hamka di Maninjau dilaporkan terisolasi usai bencana menerjang wilayah tersebut. Akses menuju Sungai Batang Nagari Buya Hamka, yang berada di sebelah Nagari Rasuna Said, terputus sejak beberapa hari terakhir, membuat warga kesulitan keluar maupun mendapatkan bantuan.
Seorang jurnalis warga setempat, Rudi, melaporkan bahwa warga bersama petugas terus berusaha menembus jalur dari Nagari Sigiran, namun jaraknya jauh dan medan sangat sulit dilalui.
Di tengah kondisi tersebut, Founder Kitabisa.com, Alfatih Timur, langsung bergerak. Pada Rabu (3/12) sekitar pukul 21.00, ia berkomunikasi dengan Rudi dan meminta lokasi terbaru. Rudi pun mengirimkan titik lokasi (share loc) kepada Timmy, perwakilan Kitabisa yang kebetulan berada di Lubuk Basung.
Saat ini, warga Kampung Buya Hamka sangat membutuhkan bantuan kebutuhan dasar, mulai dari kebutuhan dapur, pakaian dalam, obat-obatan, pakaian layak pakai, susu bayi, hingga BBM untuk kebutuhan mobilitas dan penerangan.
Rudi sempat putus kontak sejak pagi hingga siang karena tidak ada tempat untuk mengisi daya ponsel. Barulah setelah magrib ia dapat kembali berkomunikasi dengan rekan jurnalis di Padang. Ia menyebutkan bahwa dirinya pun membutuhkan bantuan segera.
Upaya penembusan akses masih terus dilakukan. Dalam beberapa hari ke depan, jalur menuju Kampung Buya Hamka diharapkan sudah bisa dilalui kembali sehingga bantuan dapat disalurkan lebih cepat kepada warga yang terdampak.(ij)







