PADANG,mimbarnasional – Di tengah gemuruh arena PON Beladiri 2025 di Kudus, Senin (14/10/2025) seorang pegulat muda asal Sumatera Barat mencuri perhatian. Namanya Yusma Deswita, gadis asal Cupak, Kabupaten Solok, yang sukses membawa pulang medali emas kelas 53 kg gaya bebas putri.
Yang membuat kemenangan ini makin istimewa, Yusma tampil dengan cedera di bagian siku. Namun semangatnya tak sedikit pun surut.
“Rasanya sakit, tapi saya tahan. Saya ingin membuktikan kalau masih bisa juara,” ujarnya setelah pertandingan.
Belum sempat berlama-lama menikmati euforia juara, Yusma langsung bersiap pulang ke Padang. Bukan untuk beristirahat, melainkan untuk mengikuti wisuda di Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang, jurusan Teknik Sipil, pada Kamis (17/10/2025) mendatang.
“Selesai wisuda, saya ingin tetap di Padang supaya bisa terus latihan dan membela Sumbar,” katanya.
Yusma adalah anak ketiga dari lima bersaudara pasangan almarhum Alman dan Yurnita. Uniknya, semua saudara kandungnya juga pegulat. Sang kakak, Bayu Wilantara, kini membela kontingen Nusa Tenggara Barat (NTB).
Perjalanan Yusma di dunia gulat sudah dimulai sejak duduk di kelas 2 SD tahun 2012. Dari situlah, prestasinya terus menanjak:
- 🥇 Emas Pomnas 2023 di Kalimantan Selatan
- 🥉 Perunggu PON Aceh–Sumut 2024
- 🥇 Emas Kejurnas 2022–2025 berturut-turut
- 🥉 Juara 3 Open Turnamen Kamboja 2023
Kini, setelah emas di Kudus, Yusma sudah menatap target berikutnya: emas PON 2028 di NTB–NTT dan emas SEA Games.
“Saya belum akan berhenti sebelum target itu tercapai,” ujarnya mantap.(ij)







