Sikapi Hasil Rapat Banggar, Komisi-Komisi DPRD Sumbar Bahas dengan Mitra Kerja

Rapat pembahasan komisi-komisi di DPRD Sumbar menyikapi raker banggar. (Foto dok)

PADANG, mimbarnasional.com – Melanjutkan hasil rapat kerja DPRD Provinsi Sumbar Badan Anggaran Bersama TAPD dalam rangka pembahasan capaian realisasi program dan Anggaran Tahun Anggaran 2022 dan Serapan Anggaran Triwulan I Tahun 2023.

Rapat dilaksanakan di Ruang Sidang Utama, gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, dipimpin ketua DPRD Supardi didampingi wakil ketua Suwirpen Suib dan Irsyad Syafar, Kamis (30/03/2023), memutuskan untuk ditindak lanjuti komisi-komisi bersama mitra, agar lebih terfocus pada masing-masing bidang.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal tersebut, komisi-komisi langsung menyikapi, diantaranya Komisi III DPRD Provinsi Sumbar melaksanakan Rapat Kerja Bersama Mitra kerja Dalam Rangka Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat TA 2022 yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama, Komisi IV DPRD dilaksanakan di Ruang Banggar, dan Komisi V DPRD di Ruang Khusus II, Kantor DPRD Prov. Sumbar. Padang, Jum’at (31/3/2023).

Pada rapat bersama Mitra, langsung dipimpin ketua-ketua komisi, beserta pimpinan lainnya, sehingga bisa lebih mendapatkan masukan dan pembahasan lebih mendalam.

Ketua Komisi III DPRD Sumbar Ali Tanjung dengan Mitra mengatakan, agar tidak lagi bermain-main dalam menyusun anggaran, sehingga penyerapannya bisa lebih baik, dan menekan kelebihan anggaran pada akhir masa anggaran.

Ia juga mengatakan, stakehokder yang bergerak pada bidang keuangan agar lebih serius, sehingga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD), tentunya akan bermanfaat pada orang banyak yakni masyarakat Sumatera Barat.

Demikian juga halnya dengan pimpinan Komisi IV DPRD Sumbar, dengan tegas mengatakan pada Mitra, agar semua program bisa dilaksanakan tepat waktu, sehingga dapat dirasakan masyarakat manfaatnya.

“Kita dari Komisi IV meminta pada semua pihak, khususnya Mitra kami di Komisi bidang pembangunan ini, agar melaksankan program dan perencanaan anggaran dengan baik, sehingga tidak terjadi silva, yang akan berakibat mubazir,” tegas Zulkenedi Said.

Ditambahkannya, jika perencanaan anggaran dan pelaksanaan berjalan baik, maka masyarakat juga dapat merasakan kebaikan tersebut.

Pernyataan ketua komisi IV dipertegas H.M.Nurnas, dimana ia melihat adanya kelalaian yang mengakibatkan terjadinya silva, memiliki efek kurang baik terhadap pemeriksaan keuangan nantinya.

“Kita tidak mau hal ini terulang lagi, karena banyaknya silva menunjukkan perencanaan kurang matang, sehingga pelaksanaan juga kurang berjalan dengan baik, maka perlu disesuaikan dengan waktu yang efektif,” tegas Nurnas.

Selain Komisi III dan IV, Komisi V DPRD Sumbar yang dipimpin Daswanto (Ketua), Hj. Aida (wakil) dan Hardinalis Kobal (sekretaris) pada Mitra kerja juga meminta agar merencanakan dan melaksankan program dengan baik, agar silva tidak lagi besar.

“Kami meminta pada bapak-bapak dan ibu-ibu, kepala OPD agar bisa mengaplikasikan anggaran dengan baik, sesuai perencanaan, sehingga tidak lagi terjadi kelebihan anggaran pada masa tutup tahun nantinya,” pinta Daswanto pada pimpinan OPD.

Dipertegas Hidayat, dimana selama ini banyak OPD dianggap kurang serius, sehingga banyak program yang tidak bisa terlaksana dengan baik, resikonya terjadi kelebihan anggaran pada masa akhir tahun.

“Saya minta jangan lagi bermain-main dalam melaksanakan program, karena masyarakat dan berbagai organisasi amat menunggu keseriusan kita semua,” tegas Hidayat.

Pertemuan komisi-komisi dengan mitra berjalan dengan baik, meskipun sedikit ada ketegangan, tapi semua dilakukan DPRD Sumbar untuk kepentingan masyarakat, sehingga semua program dapat dirasakan masyarakat.(mn/adv/mul)

Pos terkait