43 Pelaku Ekonomi Kreatif Sumbar Studi Tiru ke Bandung, Ini Pesan Anggota DPRD Sumbar Hidayat

Anggota DPRD Sumbar Hidayat memberi arahan pada pelaku Ekraf yang akan berangkat studi tiru ke Bandung, Selasa (15/11/2022). (foto dok)

Padang, mimbarnasional.com — Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat membawa 43 pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) dan pengelola koperasi Hidayah Satati Mandiri untuk melakukan studi tiru ke Kota Kembang, Bandung selama empat hari (16 – 19 November 2022).

Di sana para peserta akan belajar dan berkunjung ke beberapa sentra produksi, koperasi dan UMKM Ekraf yang sukses dalam bidang pemasaran.

Bacaan Lainnya

Pengawas Koperasi Hidayah Satati Mandiri, Dr. Eka Mariyanti, di hadapan peserta studi tiru  menjelaskan bahwa Koperasi Hidayah Satati Mandiri yang sudah berdiri selama setahun ini merupakan koperasi konsumen, yang mempunyai misi untuk mendukung pengembangan menuju kemandirian Usaha kecil dan menengah, khususnya di Kota Padang.

Selain itu, juga memfasilitasi pemasaran produk produk UMKM, termasuk memberikan pelatihan-pelatihan serta kegiatan studi tiru  untuk peningkatan SDM pelaku UMKM agar dapat mengambil ilmu serta bisa berinovasi menghasilkan produk yang disukai pasar.

“Saya  berharap dengan kegiatan ini para pengelola koperasi ini bisa melihat dan membandingkan konsep baru sehingga bisa melahirkan Inovasi dan kreatifitas dalam memasarkan produknya secara mandiri sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi anggota koperasi dan pelaku ekraf,” jelas Eka yang juga Dosen STIE Dharma Andalas Padang.

Saat memberi pengarahan, Hidayat yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar sekaligus Pembina Koperasi Hidayah Satati Mandiri menyampaikan kegiatan Studi Tiru Pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) ini merupakan apresiasi dan penghargaan untuk pengurus dan peserta koperasi yang telah bersama-sama memajukan koperasi hingga bisa meningkatkan ekonominya.

“Ini adalah bentuk apresiasi saya kepada Bapak Ibu yang telah bersama-sama ikut mendukung peningkatan ekonomi kreatif melalui koperasi dengan menjalin  sinergisitas antara pelaku ekonomi mikro. Jadikan studi tiru ini sebagai ajang pembelajaran untuk melahirkan inovasi UMKM baru di Sumbar ” ujar Hidayat yang memprogramkan keberangkatan In lewat pokok-pokok pikirannya (Pokir) di Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar.

Ia juga menambahkan salah satu output kegiatan ini adalah ada nilai tambah untuk perencanaan program UMKM Ekraf kedepan dalam meningkatkan benefit ekonomi dan usaha.

“Alhamdulillah kita bisa fasilitasi keberangkatan peserta studi tiru pelaku Ekraf ini  untuk menambah ilmu, semoga keberangkatan ini membawa manfaat bagi kita semua dan berlanjut terus,” tutur Hidayat yang didampingi Olla Koordinator Studi Tiru. (mn/*/mul)

Pos terkait